Perbandingan Frame Berita tentang Kasus Korupsi Proyek Pengadaan KTP Elektronik Antara Suratkabar Kompas dan Koran Tempo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan frame berita tentang kasus korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik antara Surat Kabar Kompas dan Koran Tempo. Metode Penelitian yang digunakan adalah Analisis Framing model Zhongdan Pan dan Gerald M Kosicki yang terdiri dari sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil Penelitian menunjukkan, Kompas tidak memperlihatkan keberpihakannya dalam berita tentang kasus korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik. Hal ini terlihat karena pada setiap beritanya, Kompas meggunakan narasumber yang berimbang. Kompas menyajikan konflik tanpa berusaha menghakimi atau memojokkan aktor-aktor dalam peristiwa tersebut. Kompas mengingatkan pemerintah yang sedang berkuasa. Sementara itu, Koran Tempo memperlihatkan dengan jelas aktor-aktor yang diduga terlibat dan memiliki peran penting dalam kasus. Tempo berpihak kepada masyarakat karena Tempo dengan jelas memperlihatkan keterkaitan dan keterlibatan aktor-aktor yang sudah ditetapkan dan diduga terlibat dalam kasus korupsi tersebut. Kesimpulan, Kompas memberitakan kasus korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik agar kasus korupsi ini dapat dituntaskan dan tidak terulang kembali. Selain itu, Kompas mengungkapkan bahwa nilai berita kasus korupsi KTP Elektronik tinggi Tempo memberitakan kasus korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik karena Tempo memang concern terhadap masalah korupsi yang sering terjadi di Indonesia. Tempo mengatakan bahwa kasus korupsi ini merupakan kasus yang harus diawasi bersama.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.35
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)