Opini Perempuan sebagai Bagian Kelompok Masyarakat Pascaprogram Penertiban Pemukiman Kampung Pulo dan Kalijodo di Jakarta

Lasmery RM Girsang

Abstract


Peneliti mengambil topik terkait “Opini perempuan sebagai bagian kelompok masyarakat pasca program penertiban pemukiman di Kampung Pulo dan Kalijodo”. Peneliti tertarik mengkaji opini perempuan secara khusus dikarenakan kelompok masyarakat ini masih dianggap sebagai kelompok yang „terpinggirkan‟ dalam sistem sosial yang lebih besar. Untuk itu, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini akan dianalisis melalui „Teori Kelompok Bungkam‟ (Cheris Kramarae). Melalui teori tersebut, masih banyak opini tersembunyi atau yang tidak tersampaikan dari sisi masyarakat, khususnya kaum minoritas atau golongan yang merasa tertindas/tertekan oleh situasi dan kondisi yang ada sehingga terbentuk pembungkaman. Adapun „bahasa‟ yang digunakan masih didominasi maskulinitas dimana para warga perempuan masih belum dapat menyuarakan kepentingannya terutama dalam bidang ekonomi. Dengan mengedepankan observasi partisipan dan wawancara mendalam terhadap narasumber perempuan yang pernah menetap di kawasan Kampung Pulo (Jakarta Timur) dan Kalijodo (Jakarta Barat), penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi pemerintah provinsi (pemprov) DKI—pada khususnya—atas perbaikan suatu program kegiatan.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.54

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi



 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats