Survivalitas Media Lokal di Nusa Tenggara Barat (Praktik Komodifikasi di Harian Lombok Post dan Suara NTB)
Abstract
Jumlah perusahaan media cetak di Nusa Tenggara Barat cukup banyak, tercatat di website Dewan Pers 2017, setidaknya ada 23 perusahaan media cetak. Sementara itu, hanya dua perusahaan media cetak yang dianggap menonjol. Lombok Post dan Suara NTB, keduanya merupakan surat kabar harian yang bersaing untuk merajai bisnis persuratkabaran di wilayah ini. Media lain yang terdaftar di IPC praktis sudah tidak nampak dan gulung tikar. Keberhasilan Lombok Post dan Suara NTB untuk bisa survive dan merajai bisnis persuratkabaran di Nusa Tenggara Barat tidak lepas dari praktik komodifikasi yang mereka lakukan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik komodifikasi kedua koran tidak jauh berbeda. Mereka mengandalkan instansi pemerintah sebagai mitra sekaligus sumber pemasukan baik berupa langganan, kegiatan publikasi, maupun pemasangan iklan. Kedua koran juga memanfaatkan jurnalisnya tidak hanya untuk urusan editorial tetapi juga urusan marketing. Mereka bisa berperan layaknya marketing untuk mencari iklan dari calon klien di luar atau dari rekan mereka bahkan dari sumber berita mereka. Dari sisi konten kedua koran tidak menempatkan isu tertentu untuk diberitakan. Mereka mengikuti momentum yang berkembang di tengah masyarakat. Saat ini momentum politik mendapat ruang yang lebih untuk diberitakan. Hal ini terutama karena empat Pilkada di NTB akan digelar 2018 mendatang.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.65
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)