Pencitraan Melalui Media Daring: Analisis Framing Situs Gubernur Sumatera Barat

Mohammad Isa Gautama

Abstract


Di abad digital ini media daring menjadi salah satu instrumen pencitraan. Semua orang yang memiliki akses ke media daring berpotensi membentuk citra dirinya, tak terkecuali para  pejabat  politik  dan  politikus.  Penelitian  ini  menganalisis  media  daring  yang ditampilkan oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. Peneliti menggunakan Analisis Wacana Kritis (CDA) melalui pendekatan Analisis Framing versi Murray Edelman. Data yang dikumpulkan untuk dianalisis bersumber dari situs irwan-prayitno.com. Pertanyaan utama penelitian ini adalah: Bagaimana Irwan Prayitno membentuk pencitraan dirinya melalui kategorisasi dan rubrikasi yang tergambar dari teks dan susunan rubrik di media daring irwan-prayitno.com? Temuan penelitian adalah bahwa Irwan Prayitno konsisten mengabarkan informasi positif mengenai kiprahnya sebagai Gubernur. Rubrikasi diatur sedemikian  rupa  dalam  rangka  menyediakan  informasi  mengenai  kinerja  Gubernur Sumatera Barat yang penuh dengan ide dan kerja yang menyiratkan bahwa ia adalah pemimpin yang ilmuwan,berpendidikan, aktif, dan religius. Di sisi lain, situs ini tidak menyediakan   sarana   komunikasi   interaktif   semisal   ruang   untuk   berdialog   antara masyarakat dengan Gubernurnya.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.130

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi



 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats